94% Belajar Non Tatap Muka, Kalender Pendidikan 2020/2021 Tidak Berubah

Kang Madrasah - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan bahwa kalender pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah tahun ajaran 2020/2021 tidak berubah. Artinya, proses pembelajaran tetap akan dimulai pada Juli 2021.

Namun, proses pembelajaran tersebut tidak sepenuhnya dilakukan melalui mekanisme tatap muka. Madrasah dan Sekolah yang berada di daerah yang telah diidentifikasi berada di zona kuning, orange, dan merah tidak diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka.


94% Belajar Non Tatap Muka, Kalender Pendidikan 2020/2021 Tidak Berubah
“Untuk ketiga zona tersebut, ada 94% dari total peserta didik, tidak diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka,” tegas Nadiem.

“Sebanyak 6% yang di zona hijau itulah yang kami memperbolehkan Pemda untuk melakukan pembelajaran tatap muka, tapi dengan protokol yang sangat ketat,”.

Ada kriteria yang harus dipenuhi oleh daerah yang berada dalam zona hijau saat akan melakukan pembelajaran tatap muka. Kriteria tersebut: sekolah atau madrasah berada pada Kabupaten/Kota dengan zona hijau, Pemda memberikan izin, serta Satuan Pendidikan telah memenuhi semua ceklist persiapan pembelajaran tatap muka (protokolo kesehatan).

“Jika ketiga langkah ini terpenuhi, sekolah boleh menjalankan pembelajaran tatap muka. Tapi, orang tua murid harus setuju untuk melakukan pembelajaran tatap muka karena keputusan akhir ada pada wali murid,” .

“Sekolah tidak bisa memaksa murid yang orang tuanya tidak memperkenankan anaknya pergi sekolah karena masih belum merasa nyaman. Jadi ada banyak level persetujuan peserta didik bisa masuk sekolah,”.


“Keputusan akhir siswa masuk sekolah atau tidak, itu ada di tangan orang tua. Meski sekolah membuka pembelajaran tatap muka, orang tua masih belum nyaman, maka anak itu diperbolehkan untuk belajar dari rumah,”.

Perguruan Tinggi

Untuk perguruan tinggi, tahun akademik 2020/2021 tetap dimulai pada Agustus 2020. Namun, pembelajaran di perguruan tinggi pada semua zona masih dilakukan secara daring.

Mendikbud beralasan, universitas mempunyai potensi mengadopsi pembelajaran jarak jauh yang lebih mudah dibanding menengah dan dasar.

“Karena keselamatan adalah nomor satu, saat ini semua PT masih melakukan secara online,”. 


Meski demikian, lanjut Nadiem, ada aktivitas prioritas yang diizinkan untuk dilakukan di kampus. Yaitu, aktivitas yang sangat berhubungan dengan kelulusan mahasiswa yang sulit dilakukan secara daring.

Misalnya, penelitian di laboratorium untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Termasuk juga aktivitas melaksanakan tugas laboratorium, praktikum, bengkel yang butuh mesin dan peralatan.

“Jika ini berdampak pada kelulusan siswa, masing-masing pimpinan perguruan tinggi diperbolehkan memberikan izin mahasiswa ke kampus. nadiem tidak ingin korbankan potensi mahasiswa untuk lulus,”.

“Tapi untuk pembelajaran masih dilakukan secara online. Jadi tidak diperkenankan melakukan kuliah tatap muka. Tidak diperkenankan mahasiswa berbondong-bondong masuk kampus kecuali untuk tugas individual yang terkat dengan kelulusannya,” 


94% Belajar Non Tatap Muka, Kalender Pendidikan 2020/2021 Tidak Berubah 94% Belajar Non Tatap Muka, Kalender Pendidikan 2020/2021 Tidak Berubah Reviewed by M Askar Dipa P on Juli 11, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.